Mengulang kegagalan untuk sukses? Maksudnya?? Well, jangan mikir yang aneh atau yang gak-gak. Sedikit aneh judulnya tapi kalau teman-teman gak fast reading dan sabar unuk baca artikel ini pasti bakal ketemu apa yang saya maksud dengan mengulan kegagalan untuk sukses
Saya dapat ide untuk nulis artikel ini waktu tadi pas potong rambut, jadi saya ingat acara Wirausaha Muda Mandiri yang ditayangkan oleh salah satu televisi swasta, sebut saja Metro TV (lho?!). Sebenernya saya udah lama gak nonton acara ini ya, cuman beberapa minggu lalu iseng di ruang tengah kost saya coba nyalain tivi. Ya biasa nyari-nyari channel yang bagus. Gak taunya pas saya pindah ke Metro ada acara WMM itu. Ya udah saya nonton dah…
Nah ternyata yang dibahas adalah bisnis es dawet ayu cah mbanjar. Saya tertarik karena ternyata si pemilik usaha ini masih muda sekali. Namanya mas Hafiz, lengkapnya Hafiz Khairul Rizal kalau saya gak salah ingat. Yang bikin saya sedikit takjub adalah bisnis es dawet ini udah difranchise kan! Wew… cukup banyak rumah makan atau resto yang menawarkan konsep bisnis franchise, cuman masih belum banyak yang memfranchisekan bisnis kuliner tradisional. Makanya saya serius banget nontonnya waktu itu, sampai-sampai jadwal mandi ditunda.. ![]()
Singkat aja, mas Hafiz mulai bisnis ini dengan modal yang sangat kecil . Kalau saya lagi-lagi gak salah, dibawah 500.000 dan itu juga minjem dari teman beliau (koreksi saya kalau salah yo!). Jadi mas Hafiz ngeliat realita yang ada, Indonesia kaya dengan makanan dan minuman khasnya. Tapi kenapa malah banyak waralaba asing yang terus masuk ke Indonesia? Dan mas Hafiz butuh waktu yang cukup panjang sampai akhirnya menemukan titik terang.
Berawal dari membantu usaha es dawet punya temannya, mas Hafiz punya ide untuk mengembangkan bisnis es dawet milik temannya tersebut menjadi leih besar. Dan nama es dawet ayu cah mbanjar dan juga resepnya didapatkan mas Hafiz dari temannya, Toni, pemilik es dawet dimana mas Hafiz bekerja. Mulai lah perjalanan bisnis beliau… Mas Hafiz memutuskan untuk menyewa gerobak untuk menjajakan es dawet ayu cah mbanjarnya. Pelan tapi pasti bisnis es dawet ini pun mulai berkembang. Mulai dari satu gerobak, menjadi dua gerobak, tiga gerobak, dan seterusnya hingga mencapai belasan gerobak. Dan ini tentu saja membuat bisnis es dawet mas Hafiz benar sukses. Gimana caranya bisa nambah banyak gerobaknya? Kata mas Hafiz pendapatan yang diterima dibagi dalam beberapa kas. Ada yang untuk bayar sewa gerobak, ada yang untuk nabung beli gerobak, dan ada yang ditabung untuk kelangsungan bisnisnya seperti bahan baku pembuatan es dawet.
Ide untuk membuat es dawet ayu cah mbanjar ini menjadi waralaba waktu ketemu dengan Dadang Hafiz yang sudah dikenal ahli dalam bidang waralaba. Dan mas Dadang Hafiz ini dalah konseptor RM.Wong Solo. Dari mas Dadang lah mas Hafiz mulai belajar gimana mengembangkan bisnis es dawetnya kedalam konsep waralaba. Akhirnya pada tahun 2005 es dawet ayu cah mbanjar resmi didaftarkan ke Depkum-HAM. Dan nama + resep dari es dawet ayu ini dibeli oleh mas Hafiz dari Toni, pemilik lama es dawet ayu cah mbanjar. Uniknya waralaba es dawet ayu cah mbanjar ini bukan dirintis di Jawa Timur, tapi di Medan
Dan sekarng mulai merambah hampir di seluruh Sumatra..
Di akhir acara ada pesan yang disampaikan oleh mas Hafiz dan juga ditambahkan oleh pak Rhenald Kasali. Kunci sukses sebuah bisnis menurut mas Hafiz dan pak Rhenald adalah selalu mencoba dan mencoba sampai berhasil. Ketika gagal, coba lagi. Cek dan evaluasi dimana letak kesalahan sebelumnya. Kemudian dicoba lagi, coba terus dan akhirnya berhasil. Mas Hafiz juga cerita kalau beliau benar-benar jatuh bangun dan penuh dengan kegagalan waktu memulai bisnis es dawetnya. Tapi terbukti dengan keyakinan dan tekad yang gigih beliau bisa membangun bisnis waralabanya hingga sukses seperti sekarang.
Pak Rhenald juga bilang kalau kebanyakan orang yang gagal biasanya pindah ke bisnis atau bidang yang lain ketika dia gagal di satu bidang. Seharusnya dia mengevaluasi lagi apa penyebab kegagalannya dan mencoba lagi untuk menekuni bidang atau bisnis tersebut hingga berhasil. So teman-teman, kalau kita gagal jangan mudah menyerah. Koreksi dan evaluasi kegagalan yang terjadi. Sehingga kegagalan itu bisa menjadi kunci dari kesuksesan kita
*nb : bagi teman-teman yang berlangganan newsletter saya (yang memakai autoresponder bukan RSS) mohon untuk mendaftarkan lagi di newsletter saya, karena kemarin ada masalah teknis. Dan buat yang belum langganan newsletter saya, silakan langganan ya!


June 21st, 2009
Ardy Pratama
Posted in
Tags: .jpg)







Kegagalan adalah feedback. Intinya begitu yah mas… bagus banget tulisannya hari ini…. hihihi….
Joomla kemana?
Mantap :sip:
Saya sependapat dengan bro Ardy..
kegagalan hendaknya jangan membuat kita down..
Justru kegagalan adalah ajang mengkoreksi diri..
Gagal sebenarnya bisa dibilang kesuksesan juga lho.. kesuksesan untuk mengetahui apa penyebab kegagalan kita..
never give up!! :sip:
@syamsul : bner bgt bro :sip:
@hade : mksdnya mas? :mikir:
@wellsen : stuju! kgagalan adalah ajang mngreksi diri
Maksudnya, linknya joomla apa ya…, lupa saya…
Iya mas benar, kita harus mengulang kegagalan untuk mencapai kesuksesan, belajar dari kegagalan kita bisa tau mana yang harus kita lakuan untuk menang!
Bila terus-menerus mencoba biasanya akhirnya berhasil, tapi tergantung tahan atau tidaknya menghadapi beberapa kegagalannya.
Langsung merasa kesindir dirikuh mas.. :hiks: Bisa konsul ga mas? lagi butuh banget pencerahan nih.. pliiiss
lis:
@hade : link joomla yg mana mas hade?
@cara : Bner bgt, stuju! :sip:
@membuat : brrti daya than jga mnntukan ya? :hihi:
@ani : sdah sya krim emailnya
Hahaha…, yo wis Mas…
Wis beres kok. Makasih yo…